Sabtu, 16 Agustus 2014

Awal Dari Sebuah Keputusan


Aku akan mulai melakukan kilas balik. Menoleh lagi ke belakang sejauh-jauhnya. Mengorek ingatan sedalam-dalamnya. Kilas balik yang benar-benar serius. Penuh antusiasme yang murup. Sekalipun prosesnya nanti akan melompat-lompat atau terseok-seok, tidak mengapa. Pelan-pelan saja. Yang penting, semua puzzle memori ini bisa dibingkai kembali. Aku harus dapat menemukan benang merah dan membuat keputusan secepatnya. Tidak bisa ditawar-tawar lagi. Mumpung jarum panjang jam beker itu belum melewati angka dua belas. Mumpung aku belum kehabisan nafas.

Tidak ada komentar: